AKU MAU KEHILANGAN DALAM KEADAAN SIAP

Kisah ini belum pernah aku ceritakan ke siapapun kecuali di blog pribadiku yang lama, tapi udah keblokir karena luama dan lupa passwordnya

Dulu aku pernah mempunyai seorang kaka kelas yang begitu baik dan super perhatian, dia kadang bisa jadi seperti sahabat, ibu, temen curhat, bahkan jadi lawan dalam debat hehehe
Bahkan ketika sholatpun dia selalu ngingetin, waktu mamm juga,  makan apa, lagi dimana, pulangnya jangaan lama2 ngga baik anak cewe gitu katanya

Okay singkat cerita, seiring waktu berlalu berhijrahlah kita, beberapa bulan dirantau si MBA masih sering banget hubungin dan kasih kabar ke aku, dia bilang dalam keadaan baik2 saja, mba yang biasa sering sekali ngingetin aku jangan lupa mammnya dijaga ojo sembarangan jajan juga, kok akhir2 ini aku merasa aneh banget dan tumben jadi intens gitu bilangnya, setiap kali sms selalu kata Makanan yang dibahas.

Beberapa bulan berlalu aku dapat kabar dari temennya si mba katanya beliau udah ngg ada, dan ketika itu aku seperti kesambar gledeg kaget, sedih, shock nangis yang tidak bisa dikendalikan, bagaimana tidak, orang yang begitu menyayangiku seperti kakaku sendiri dalam keadaan sakitpun aku tak tau bahkan dalam keadaan meninggal, aku sangat Menyesal dan aku mau hal itu tak akan terulang kembali.

Dan saat ini aku mau kehilangan dalam keadaan siap kepada siapapun orang2 yang telah masuk dalam lingkungan hidupku, baik orang tua, keluarga, sahabat dan temanku.
Aku tinggal di perantauan dan jauh dari orang tua, dan kasih sayang yang aku dapatkan  saat ini dari para asatidzah, temen2 sejama'ah, temen kampus, temen kuliah, temen kost juga.

Di tahun2 terakhir kuliah aku seperti terlahir kembali, aku mengenal seorang kaka senior di jama'ah yang kuanggap seperti saudara kandung sendiri, ya Allah rasanya aku tidak mau kehilangan kesempatan untuk yang kedua kalinya, setelah aku pernah ditinggal oleh MBA yang dulu begitu baik dan super perhatian sama aku dalam keadaan aku masih tidak siap.

Kasih sayaang, perhatian, omelan, nasehat yang dulu pernah diberikan oleh mba yang sudah tiada ingin rasanya aku aplikasikan kepada orang2 yang berada disekitarku saat ini khususnya si MBA, saat ini Allah masih sayang kepadaku dengan memberikan kesempatan kepadaku untuk memperbaiki diriku, untuk mencurahkan kasih sayang kepada sesama.

Dan mohon maaf jika hari2 terakhir ini aku sering bikin orang yang disekitarku merasa tersakiti, ketahuilah dibalik sikap Egoisku, cuekku, ngalemanku, sok ngatur dan sifat buruk lainnya, aku sangat menyayangi kaliaan, Ukhibbukuma Fillah..




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gambaran Umum Sistem Pendidikan Islam

Sistem Pendidikan Islam Akan Mencetak Generasi Rabbani, Cerdas Dan Berkualitas

Kemacetan kota, cukupkah dengan penambahan lebar jalan ?