Duhai Perempuan, kembalilah pada peranmu sebagai ibu dan pengatur rumah tangga
Kondisi negeri ini semakin hari semakin buruk dan tak nyaman buat perempuan Dimana-mana lowongan pekerjaan yang dibutuhkan adalah perempuan Dengan syarat-syarat yang begitu merendahkan perempuan Salah satunya adalah melepaskan identitasnya sebagai orang islam Lagi-lagi perempuan menjadi sasaran empuk para kapitalis dan menjadi korban Dengan alasan gender, perempuan diperdaya untuk tinggalkan peran Oleh kapitalis, perempuan dianggapjnya sebagai tenaga produktif Alhasil, banyak perempuan yang berbondong-bondong banting tulang tinggalkan kewajiban Mereka menggunakan madu sebagai tameng Yang sejatinya itu adalah racun buat perempuan Mulai alasan ijazah, lifestyle, ilmu, beban hidup dan lain sebagainya Dengannya perempuan dipaksa untuk jadi pahlawan keluarga Penambah devisa negara Tenaga perempuan dibabat habis oleh pemuja kapitalis Tidak peduli jika keluarga merindukan sosoknya Suami membutuhkan dirinya sebagai pengatur rumah tangga Anak-anak membutu...