Kemacetan kota, cukupkah dengan penambahan lebar jalan ?
Di kota besar seperti
surabaya dan sekitarnya, kemacetan adalah hal yang sangat
lumrah di jumpai di setiap sudut jalan. Begitu banyaknya jumlah
transportasi yang melintasi jalan raya perkotaan membuat jalan – jalan padat
merayap, terlebih lagi pada saat pagi dan sore hari yaitu jam berangkat dan
pulang kerja, kuliah, dan sekolah bersamaan jadi satu. Keadaan ini membuat
sebagian masyarakat yang bepergian merasa geram karena butuh waktu yang lama
untuk sampai tempat tujuan, sehingga jalan
– jalan kecil pun tidak luput dari kemacetan, karena banyak pengendara sepeda
motor atau beberapa mobil yang memilih
alternative melewati jalan kecil atau
gang agar segera sampai di tempat
tujuan. Padahal masyarakat mengharapkan jika jalan kecil disekitar rumah mereka
nyaman dan dapat terbebas dari polusi, tapi nyatanya masyarakat tidak akan
pernah menikmati keadaan yang benar – benar tenang. Kebisingan, polusi, dan
macet menjadi konsumsi mereka sehari – hari meskipun jauh dari jalan besar, dengan
demikian kondisi ini semakin menambah daftar kemacetan yang berada di kota.
Pemerintah berupaya
mengatasi kemacetan – kemacetan di kota besar salah satunya adalah dengan
melebarkan jalan, namun apakah dengan pelebaran jalan ini kemacetan dapat
teratasi ?
Faktanya setiap hari kendaraan yang berbaris dijalan raya masih
tetap seperti sebelumnya tidak ada yang berubah, jalan semakin lebar kendaraan
juga semakin banyak. Ditambah dengan proses pembelian sepeda motor kredit yang
begitu mudah tanpa menggunakan uang muka, semakin meningkatkan minat masyarakat
untuk memiliki sepeda motor. Jika solusi – solusi yang berikan oleh pemerintah
selama ini belum begitu tuntas untuk menyelesaikan permasalahan kemacetan dari
akarnya, lantas sampai kapan masyarakat dapat menikmati hidup nyaman, waktu
yang seharusnya dapat digunakan untuk berkumpul dengan keluarga harus tersita
karena terjebak macet dijalan.
Jika saja
perputaran ekonomi merata disetiap daerah kemacetan yang berpusat dikota akan
teratasi, karena selama ini masyarakat yang tinggal di daerah berlomba - lomba
merantau di kota – kota besar untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, gaji yang
mencukupi dan tentunya mengharapkan kehidupan yang lebih sejahtera di
bandingkan sebelumnya ketika mereka tinggal di daerah kecil yang sangat sulit
untuk mendapatkan pekerjaan. Akhirnya keadaan seperti inilah yang memaksa
masyarakat meninggalkan tempat kelahiran mereka, dan mereka berjuang dikota
besar untuk mengubah nasib di perantauan. Namun berbeda ketika pemerintah juga
banyak membuka lapangan pekerjaan didaerah, bukan hanya di pusat kota saja,
perekonomian di daerah akan stabil dan masyarakatnya pun tidak akan pergi
kekota hanya untuk mencari pekerjaan, sehingga kemacetan dikota akan teratasi. :-)

Komentar
Posting Komentar